Lelah


Sudah sewajarnya kita lelah, terutama menghadapi dunia ini. Namun semua itu bukan tanpa arti. Perlahan demi perlahan hasilnya akan terlihat.

Memang berat ketika sudah lelah, perasaan yang beradu, pikiran yang berdebat, seakan tidak akan pernah berakhir.

Apa yang salah sehingga aku lelah? Apa karena aku lemah atau bodoh? atau keduanya?

Hidup terasa berat. Depresi meningkat. Ketika ku sadari aku hanya mengeluh, tanpa bersyukur. Semua itu hadir pasti ada alasannya.

Ku mulai bergerak meskipun lelah, meski kutahu aku bodoh, setidaknya aku mampu bertanggungjawab.

Tinggalkan komentar