Apa Adanya


Bergelut dengan kata tersebut, mana yang lebih penting. Aku mencintaimu apa adanya, tapi bagimu bukan.

Lalu, seperti apa cinta apa adanya? Ketika aku bosan dengan tingkah lakumu, kau anggap aku tidak mencintaimu apa adanya.

Kemudian aku berfikir, bagaimana sejatinya cinta apa adanya. Love in imperfections, begitu kata orang luar.

Bodoh dan sampah, hanya itu yang aku pikirkan saat itu. Kamu dengan idealismu, Aku dengan idealisku.

Kamu dengan idealismu, Aku dengan idealisku.

Aku bertempur dengan otak dan hatiku. Sehingga aku menyimpulkan, seperti ini yang dia mau? Oke akan aku coba.

Kuharap, aku bisa menerima, dan mencintaimu apa adanya. Bagaimana denganmu apakah mencintaiku apa adanya?

Tinggalkan komentar