Perihal ternyata, aku terkejut ternyata sepertinya kamu ada rasa dengan temanku. Mungkin ini hanya hipotesaku, tapi kmu sangata menggebu-gebu ketika berkirim pesan dengannya.
Aku sedikit memahami, mengapa kamu enggan memberitahuku siapa dia. Ternyata dia, seseorang yang aku kenal.
Ternyata, aku pun tak sanggup menahan perasaanku. Mungkin dia enggan memberitahuku karena beberapa pertimbangan. Ya, aku paham.
Kini, aku memang bukan siapa-siapamu kamu berhak dengan siapa saja.
Ternyata, kamupun enggan lanjut mencintainya karena dia ada di lingkunganku.
Mungkin saja hipotesaku salah, karena kamu masih enggan memberitahuku.
Beritahu saja, aku sudah siap sejak saat itu.
Tinggalkan komentar