Menaikinya dengan penuh keberanian, berharap ia tak mengamuk dan marah. Kupacu perlahan sambil ditemani sang ahli. Mungkin keberadaan sang ahli tak membuat ia gelisah dan marah.
Jalannya mulai cepat, kian kunikmati perjalanan ini. Nampaknya aku mulai menyayangi kuda ini. Seakan mengajakku berlari dan menari.
Kian merasakan angin yang menyelimuti tubuhku dengan aroma keindahan sekitarku.
Ia membuatku nyaman.
Tinggalkan komentar