Tak ada yang tau perihal hati, tatkala kecewa menyerang bertubi-tubi. Tatkala hati gundah perihal akhir yang belum dimulai. Tatkala cinta tumbuh namun harus terinjak di halaman.
Cinta tumbuh tak tentu, suka pun begitu. Siapa sangka hati akan berlabuh pada sesuatu yang tak pasti. Bukan salah hati ataupun akal. Hanya saja salah diri ini yang menaruh harap pada cinta yang takkan bisa diharap.
Kini biar Tuhan yang menentukan perihal hati.
Tinggalkan komentar