Kopi Asmara


Yah, kukira tak mendatangimu pilihan yang tepat.
Sebab tak kusangka dari secangkir kopi, kamu memberiku cinta.

Dari setiap gerakanmu, tak kusangka senyummu masuk ke dalam cangkir kopiku. Tawamu lembut, hingga kopiku tak lagi terasa sepat karena kamu ada di setiap zat kimia yang larut ke dalam kopiku.

Tak kusangka kopi ini begitu menyenangkan, tapi ini bukan soal kopi.

Tinggalkan komentar