Masa-masa


Bangun tidur dalam keadaan tubuh tak bisa bergerak, mata hanya bisa melihat kedepan, kaku seakan terpaku dalam kasur yang rasanya seperti kayu.

Aku terkejut, ketika kusadar kini aku sudah 30 tahun. Wajah masih terlihat kencang seperti 3 menjadi 2. Namun tubuh hanya bisa merintih seperti tertindih.

Kini aku sadar, masa-masa 3 menjadi 2 adalah saatnya aku rajin menggerakan tubuhku. Menggerakkan kaki sejauh 5km tiap harinya, mengayunkan lengan dalam air setiap minggunya, bahkan mengayuh sepeda sejauh mungkin.

Penyesalan yang ada dipikiran, seakan berkata terlambat karena diri ini terhambat oleh kenyataan menikmati masa-masa.

Tinggalkan komentar