Sakura Story

Kisah dan Puisi yang Bersemi dalam Sakura

Short Story

Full of short story content

  • Kesepian?

    Kamu kesepian? Peluklah dirimu dan katakan “Tuhan Bersamamu”. Menangislah, sebab kamu memang makhluk yang lemah dan tak sempurna. Menangislah, sebab kamu tak bisa sendiri menghadapi dunia ini. Menangislah, sebab kamu rendah dimata Tuhan. Read more

  • Jika Cantikmu Itu

    Jika cantikmu itu milikku, takkan kubagikan dengan siapapun. Jika ocehanmu itu milikku, takkan kubiarkan orang lain mendengarnya. Jika orang lain bilang ku serakah, biarkanlah. Sebab, aku tak ingin engkau menjadi gula yang dikerumuni semut. Hanya kamu milikku dan aku milikmu. Read more

  • Bagaimana

    “Aku tanpamu bagaimana?” Gelisah tiada tara, kesepian melanda Mati dalam rasa, hidup tanpa asa Begitulah, keadaanku tanpamu. Gelapnya hutan dimalam hari, arah tak menentu, tersesat dan sesak. Rasa takut menghantui, hewan, lubang dan jurang. Seakan kepalaku tak berhenti berfikir. Rasa takut yang akut, dalam gelap yang merayap. Menggerogoti tubuh yang rapuh, sebab aku kehilanganmu. Read more

  • Halaman dan Penanda

    Kubaca berulang kali halaman yang sama, tentang bagaimana perjalanan cinta kita. Tentang kebahagiaan yang pernah kita lalui. Satu halaman yang berisi bagaimana kita saling bergenggaman tangan, berpiknik ria sambil berbicara tentang orang sekitar. Tak ada senyummu di halaman itu, tapi aku ingat dengan jelas raut wajahmu yang ceria. Raut wajah yang membuatku jatuh hati berkali-kali. Read more

  • Bisa Biasa Dirimu

    Ah bisa aja dirimu, membuatku terbiasa dengan canda tawamu. Yang terkadang membuatku jatuh, jatuh dalam cinta yang tiada terucap. Aku jadi terbiasa merespon seakan cinta itu tak ada, sebab jika dirimu melihat cintaku aku takut dirimu tak ingin melihatku. Aku jadi bisa mencintai dalam diam berkatmu, aku jadi paham hati ini harus dijaga. Sebab, jika Read more

  • Dalam Keraguan

    Mencintaimu sulit, sebab diambang kematian perasaan. Aku mencintaimu dalam diam, sebab aku takut jika ku ungkapkan kita takkan jadi teman. Aku mencintaimu dalam diam, sebab aku takut jika kita tak saling bicara lagi. Takutku kelemahanku, sebab aku gelisah jika ditinggalkan. Aku takut kebutuhanku merusak keinginanmu, sebab perasaanku dalam keraguan. Read more

  • Taman Bunga yang Sepi

    Taman bunga yang sepi Menghantar jasad ke tepi Begitu menawan dalam duka Bunga bermekaran, Diantara lalat yang bergumul dalam jasad Taman bunga akan terinjak-injak Tapi jasad akan tetap di tepi Sebab bukan lagi tentang Taman Read more

  • Sapaan Cinta

    Aku menyapamu, dalam senyum. Aku berbisik cinta padamu, dalam udara yang kau hembus. Aku menitip rasa, dalam hijaunya dedaunan. Aku berjalan, menelusuri sungai hatimu yang tak bertepi. Tuhan, titipkan padanya dalam yang kusebut itu. Read more

  • Tak ada yang tau perihal hati, tatkala kecewa menyerang bertubi-tubi. Tatkala hati gundah perihal akhir yang belum dimulai. Tatkala cinta tumbuh namun harus terinjak di halaman. Cinta tumbuh tak tentu, suka pun begitu. Siapa sangka hati akan berlabuh pada sesuatu yang tak pasti. Bukan salah hati ataupun akal. Hanya saja salah diri ini yang menaruh Read more

  • Pesulap Cinta

    Pesulap Cinta, itulah julukanmu. Katanya dirimu mampu menciptakan sebuah trick, trick bukan sembarang trick. Katanya, trick yang kamu punya bukan bikin orang lain terkejut, namun bikin orang sakit. Katanya sih setelah kamu mengeluarkan trick itu beberapa orang jadi melamun dan sering mendengarkan lagu “Satu Bulan”. Aku jadi penasaran, datanglah diriku ke pertunjukanmu. Trick yang pertama, Read more