Sakura Story

Kisah dan Puisi yang Bersemi dalam Sakura

Short Story

Full of short story content

  • Dalam

    Setiap melangkah, ku terjatuh. Dalam pelukan yang tak memeluk. Dalam rindu yang tak dirindu. Tersesat dipojok cinta dan gelisah. Sejak kapan aku jatuh dalam kegelisahan begitu dalam. Mungkin, mencintaimu membuatku berpikir dalam. Apakah kedalaman ini mampu kutakluki atau aku akan pergi begitu dalam dan menghilang. Read more

  • Memang berteman dengan kesepian seperti love-hate relationship. Bebas namun sedih, sedih namun bebas. Begitulah nampaknya kesepian. Aku ingin memeluknya, tapi menyakitkan. Read more

  • Love(rs)

    Can i give my heart to you? You’re more precious than myself. I hope you are getting happier. So, i’ll give you all my life to make you alive. It’s enough for me, to see you happy, enjoying your life. If you cry, i’ll bring all your favorite things from heaven. Read more

  • Dalam hela nafas yang berat, memikul beban tuan. Tak mengerti bagaimana cara memikul, menyuruh tanpa arti. Dalam hela nafas yang berat, bodoh yang tampak nyata. Apatis bikin meringis, hingga tuan merasa berkawan dengan Tuhan. Tuhan, aku meminta binasakanlah dia dalam helaan nafas yang berat. Aku marah dengan berdoamu ya Tuhan, jauhkan kawan dengan lawan. Jika Read more

  • Tumbuhnya Tumbuh

    Seiring tumbuhnya cinta, menambah tumbuh rasa rindu yang berlabuh. Di hati pecinta sepertiku, tumbuh begitu cepat. Bahkan tak perlu disirami, ia hanya butuh kehadirannya. Tumbuh bukan sekedar tumbuh, perlahan ia mekar menjadi bunga yang begitu indah dan mendatangkan kupu-kupu yang begitu cantik lalu bersemayam diatasnya. Tumbuh bukan sekedar tumbuh, ia berkembang menjadi kasih dan sayang, Read more

  • Siapa yang tak berharap, memetik bunga yang sudah ditanam sejak masih bibit. Begitu indah mekarnya bagai melihat bayi yang baru lahir. Perjuangan yang cukup memakan waktu, yang tak lain hanya untuk melihatnya berkembang dan mekar. Tapi, siapa yang tak bosan menunggu? Melakukan sebuah proses namun tidak terlihat, yang dirasakan hanya menunggu dan membuang-buang waktu. Tanpa Read more

  • Kebisingan

    Kian meredup malam, kian menyepi kehidupan. Yang hidup hanya pikiranku, yang bekerja setiap jam. Entah, padahal mereka tak digaji. Tapi rasanya mereka seperti mengerjaiku dalam pikiranku. Bising terusik hening, yang bergeming hanya dinding yang tiada hentinya menatapku dengan dingin. Bisakah kalian diam dalam pikiranku? Biarkan aku tenang memeluk cintaku yang hanya semu ini. Read more

  • Datang Terlibat

    Ia, datang, dan tiba-tiba terlibat dalam perasaanku. Padahal ia baru saja menemuiku dan aku pun baru mengenalnya, walaupun kamu sudah sering kulihat. Perkenalan singkat, yang mungkin saja bisa jadi takdir untuk kita. Begitulah harapanku. Read more

  • Menikmati Api

    Nyalakanlah, dan rasakan hangatnya lilin yang menyala. Nikmati apa yang sedang dihadapanmu, jagalah itu dan rasakanlah bahwa itu kenikmatan yang kamu miliki. Seperti mencintai. Read more

  • Sedari Dulu

    Aku melihatmu, mataku berbinar. Aku membayangkan dirimu menjadi pendampingku. Tapi, aku hanya bisa membayangkan. Tak bisa sepenuhnya itu menjadi kenyataan. Binar di matamu, bukan ketika melihatku. Dia yang kamu cari dan mungkin dia yang kamu inginkan. Read more