Sakura Story

Kisah dan Puisi yang Bersemi dalam Sakura

Short Story

Full of short story content

  • Re-sign

    Aku hanya bisa berkata tentangku, tentang yang lain hanyalah sebuah sisipan yang tak kukuasai. Telah hilang ragaku dalam semayam, tersadar oleh bayanganku. Tanda yang berulang, menjadi kisah. Kisah pilu yang tertuju untuk cinta dan kematian. Rindu itu dekat, cinta itu disebelahmu. Semua menghilang karena tanda darimu harus kucari kembali. Tanpa tangis walaupun ingin. Ingin memelukmu; Read more

  • Senada Sunyi

    Kerlip cahaya yang kian padam, sunyi menghimpit begitu keras sehingga membuatku sesak sekarat. Saat resah gelisah menari di dalam dadaku, membuat hatiku seakan meledak. Hanya tenang, bukan sunyi yang kudambakan. Pelukanmu itu yang membuatku tenang. Tapi angan hanyalah angan, layaknya angin berhembus dingin walau tak ingin terasa dingin.  Begitulah sunyi, terkadang sering datang seperti tetangga Read more

  • Introvert Insecure

    I lost myself, cause i just not good enough to reach someone who i liked to. Cukup, diri ini pesimis tentang mendekati. Mencintai dari jauh dan bersembunyi. Hingga hilang semua yang diharapkan. Berharap balik? Mungkin aku dibenci. Mungkin semua ini hanya persepsi, dari aku yang hanya bisa mengumpat. Takut, selalu saja begitu diriku. Aku menilai Read more

  • Kertas Malam

    Ku merindukanmu, secarik kertas ini menjadi bukti kisah rinduku padamu. Tatkala gelap menghimpit, bisik-bisik bayangmu menghampiri kegelisahanku. Dihujung pena, tulis rindu ku padamu. “Wahai bintangku, yang kian menghias langit nan jauh. Indahku padamu, cahayaku padamu. Kini rinduku tak berhujung, seakan menggerogoti pikiranku laksana rayap menghiasi kayu pintuku. Malam menjadi gusar, siang menjadi dahaga. Aku bertepi Read more

  • Takut Maaf

    Dikumandangkannya permintaan maaf, namun sedikit ketulusan di hati. Tatkala kata tak berarti hingga perbuatan pun dicurigai. Lalu, aku seringkali takut meminta maaf. Bukan karena kesalahanku. Tapi aku pasti salah. Aku meminta maaf bukan dari hatiku, tapi dari apa yang kutakutkan. Ia tak tahu hatiku, dan akupun tak mengetahui hatinya. Read more

  • Teriak Kilas

    Dalam tatapanmu, hendak meminta tolong. Seakan semua begitu melelahkan hingga akhirnya matamu tak sanggup lagi menahannya. “Teriaklah” sebenarnya hatimu sudah teriak namun tak ada yg bisa didengar. Hanya sekilas terpancar dari matamu. Takut dilawan, takut tertindas. Read more

  • Gerhana

    Tatkala langit gelap, dikarenakan pertemuan keduanya. Engkau berlutut berharap, akan pengampunan-Nya. Seakan takut inilah akhir dunia. Dimana dosa yang kau miliki begitu berlimpah. Engkau bertobat, takut akan siksaan yang dijanjikan.  Dalam hati bergumam “Ya Tuhan, rahmatilah aku dengan kasih sayang-Mu, masukkanlah aku ke surga-Mu. Aku takut akan siksaanmu, Engkaulah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.” Read more

  • Kepergianmu

    Tak kunjung hilang dirimu dalam benakku. Dirimu pergi meninggalkan sepucuk surat, berisi tentang perjalanan kita. Gimana kabarmu disana? Semoga kamu mendapat yang terbaik. Read more

  • Tak Bisa Kuhindarkan

    Kala malam menyepi, dirimu duduk diantara keheningan. Menyapu segala bising, sehingga sayupmu begitu jelas. Tatkala aku bergumam tentangmu, dirimu tersipu. Namun, aku takut jika kau akan menghilang dari hadapanku. Dirimu menyegarkan layaknya oasis ditengah gersangnya padang pasir, namun aku khawatir bayanganmu itu ternyata menipuku. Aku takut ketika sudah menghampirimu, ternyata semua itu hanya khayalan dan Read more

  • Sebentar

    Sebentar rasanya, namun dirimu masih mengingatku. Dikala waktu tak pernah berpihak, aku diingat oleh dirimu. Aku bahagia, sekecil itu membuat diriku makin mencintaimu. Mungkin ini bukan cinta yang murni, karena kurasa aku mencintaimu di level eros. Aku ingin mencintaimu dengan perasaan sesungguhnya. Namun, aku belum siap mencintaimu, karena aku tau siapa diriku dan bagaimana diriku. Read more