Sakura Story

Kisah dan Puisi yang Bersemi dalam Sakura

Short Story

Full of short story content

  • Pul 2

    Seringkali menghukum waktu, karena waktu tak pernah peduli keadaanmu. Ia akan terus berjalan hingga menginjakmu dengan hina. Tapi waktu seringkali menyelamatkan jiwa-jiwa yang terhina. Read more

  • Pul 1

    Ketika kehilangan waktu, dimana kita bisa mencarinya? Bahkan jika kita mesti mencarinya kita akan kehilangan waktu lagi. Read more

  • Sae 7

    Langit menggelap, senja memudar. Hanya ada setitik cahaya yang tak kunjung padam. Itu aku katamu, tapi kenapa? Kamulah yang menghiasi malamku lebih dari sekedar titik, kamu menyinari gelapnya malamku bak cahaya malaikat yang datang sebagai wahyu dari Tuhanku. Read more

  • Sae 6

    Kenalan itu gampang, yang susah keberlanjutannya. Masa udah kenalan ga berani lanjut ngobrol di WhatsApp atau DM Instagram? Gimana bisa jadi pacar, kalo gaada keberlanjutan? Bahkan duduk dipelaminan aja sebuah keberlanjutan. Jadi ini tentang keberlanjutan hidup. Read more

  • Sae 5

    Bunyi gemercik di atap rumah, mengusik perdebatan yang sedang berlangsung dikepala. Mata sudah beristirahat dengan tenang, namun akal masih semangat2nya berdebat. Kalo ditanya sampai kapan, yang tau cuma hati. Read more

  • Sae 4

    Terfikir begitu berat meninggalkan apapun yang kamu sayangi. Terlahir dan terbentuk kuat karenanya. Siapa dan Apa aku tetap saja kamu pernah ada. Read more

  • Sae 3

    Tuhan, izinkan ku memeluknya dengan penuh kerinduan. Setelah hampa menusuk sela-sela nadi. Aku merindunya dalam heningnya malam saat manusia tak lalu lalang. Tuhan, jika engkau tak mengizinkan. Sampaikan saja salamku dari tidurnya ketika ia terlelap dan memasuki alam bawah sadar, hingga aku lahir dan sampaikan “Aku akan selalu ada disisimu” Read more

  • Sae 2

    Tiba saatnya aku ditelan waktu, Namamu menancap abadi Di relung hati sang pengabdi. Akulah yang sendiri Memintamu abadi Sedangkan aku, ditelan bumi. Read more

  • Sae 1

    Bagaimana bisa aku meninggalkanmu, jika aku yang menemukanmu dengan penuh kebahagiaan. Tenang saja, segala fikirmu bukan kenyataan. Aku akan disisimu jika Tuhan menghendaki. Read more

  • Mad 7

    Tatkala terpendam setiap kata di pojok ruang lidah. Mengumpat kata yang tak boleh keluar dari seorang pria yang lembut. Dari lidahnya hanya keluar kata yang menjilat dari atas bawah, hingga merinding si pendengarnya. Read more