Sakura Story

Kisah dan Puisi yang Bersemi dalam Sakura

  • Kopi

    Pahit terasa, namun bagi pecinta dirimu adalah rasa yang unik. Sebab, semakin dicari aromamu, rasamu berubah. Bila dicari rasamu, aromamu berubah. Begitulah karakterisitik mu. Bagi yang tak mengetahui, dirimu hanya pahit. Tak meresap dilidah, yang ada hanya getir menusuk indra perasa. Read more

  • Kehidupan yang lain

    Kita sepertinya tak dipertemukan di kehidupan yang lain. Kamu menikah dengan orang lain, membangun kehidupan yang bahagia. Kekasihmu mencintaimu apa adanya, tak menuntut dirimu di dalam cangkang, dirinya akan membebaskanmu seperti burung. Sedangkan aku, dipertemukan oleh kekasih yang menuntutku, mencintaiku karena harta, melilitku bagai ular yang mampu membuat mati sekujur tubuhku secara perlahan. Tapi, itu… Read more

  • Membayangkan

    Sulit bagiku membayangkan dirimu jauh dariku. Seperti membayangkan bagaimana kondisi bumi ketika kiamat nanti. Bahkan aku enggan membayangkannya, terlalu dahsyat untuk hati yang mudah rapuh ini. Read more

  • Langit

    Langit tak bersuara, namun bulan dan bintang bertemu dalam keindahan. Langit hanya menghantarkan keduanya untuk bertemu, sebab tanpa perantaranya kasih hanya menjadi angan. Keduanya begitu harmonis di langit, apakah karena langit begitu ikhlas merelakan mereka bermesraan? Atau inikah pesan yang disampaikan langit dalam diamnya? Read more

  • Ibu dalam kata

    Bu, kerutan dalam paras cantikmu kian banyak. Semakin tambahnya ketakutanku dirimu akan dipanggil sang Maha Pencipta. Bu, mahkotamu semakin rimbun tertutup salju. Semakin tambahnya ketakutanku ketika dirimu meninggalkan tahtamu. Bu, aku tak tau akankah bisa diriku menari-nari diatas tempat persinggahanmu nanti ketika ketakutanku terjadi? Atau mungkin aku akan tidur disampingmu? Bu, kuharap dalam lubuk hatimu,… Read more

  • Sayap yang malang

    Tidakkah dirimu melihat bagaimana sayap-sayap itu patah?Tertipu oleh angin yang biasa menerbangkannya. Bukankah dirimu perlahan akan kehilangan sayapmu?Sebegitunya dirimu tak peduli pada sayapmu? Biarkanlah sayapku hilang, jika itu mebebankan kehidupanmu.Biarkanlah aku mati di darat, jika hanya sayapku itu yang kamu pedulikan. Read more

  • Bukan tentang resolusi, tapi tentang bagaimana kesiapan kita menghadapi. Mungkin akan lebih baik, bisa jadi sebaliknya.Tinggal bagaimana kita memilih langkah untuk menghadapinya. Baru bukan berarti menjadi awal, tapi tentang bagaimana kita melanjutkan bagaimana tahun berikutnya. Ya, itu mungkin pilihan, menjadikan Baru itu Awal, atau menjadikannya lanjutan. Terpenting, bagaimana kita beraksi dalam Baru. Read more

  • Cintamu itu palsu, meracuniku dalam aroma lavender yang menyenyakkan. Jatuh aku dalam pelukan malaikat jelmaan. Ciuman yang manis, hangat dan melemahkan. Hingga aku mati dalam kefanaan cinta. Mataku terlelap menelan pil cinta palsumu itu. Dengan lembut “izinkan aku menghilang dalam tidurmu” Read more

  • Melepaskan

    Bukan yang Tuhan berikan untukmu, lepaskanlah. Dirimu hanya akan selalu menggenggam tangkai mawar, durinya tak terasa tergenggam, indahnya menyilaukan matamu. Lepaskanlah, keindahan itu sementara. Janganlah menyiksa dirimu dengan keindahan itu, ada bunga yang patut dirimu genggam selain mawar. Yang tangkainya tak berduri, dan indahnya memanjakanmu. Read more

  • Pojok Taman

    Memikirkanmu disini, sebab tak ada lagi tempat untuk ku merenungkan hubungan kita. Aku menantimu, dalam angan yang tertutup awan. Aku mencintaimu, dalam bisikan udara yang setiap waktu kudengar. Pohon-pohon seraya mendukungku dalam oksigen yang dikeluarkan. Aku tidak romantis, juga tak manis. Aku hanya ingin puitis, dalam cinta yang tertulis Read more