-
Yah, kukira tak mendatangimu pilihan yang tepat.Sebab tak kusangka dari secangkir kopi, kamu memberiku cinta. Dari setiap gerakanmu, tak kusangka senyummu masuk ke dalam cangkir kopiku. Tawamu lembut, hingga kopiku tak lagi terasa sepat karena kamu ada di setiap zat kimia yang larut ke dalam kopiku. Tak kusangka kopi ini begitu menyenangkan, tapi ini bukan… Read more
-
Malam yang menjelma dalam kata, menghantar bayangmu yang serupa kalimat.Tak panjang namun tak pendek, begitulah dirimu. Sehingga kisah ini berada di tengah antara kita. Aku tak maju, namun dirimu tak mundur. Begitulah, sehingga kata menjadi saksi menghilangnya kisah kita. Read more
-
Kupikir, aku adalah seseorang yang terlalu perasa. Sebab, hanya dengan berinteraksi dengannya sedikit, aku bisa jadi jatuh cinta dengan mudah. Atau memang ada yang salah dalam aku memahami arti cinta yang sebenarnya. Sebab, mengapa aku begitu mudah mencintai? Read more
-
Diamlah, sebab wajahmu begitu meronaDiamlah sejenakAku mencintaimu dalam kenanganlalu menicintaimu dalam harapan Cintaku, diammu indahdiammu rindukudiammu tatapkukarena indah dalam diammu Biarkan sejenak ku dalam pelukmu Read more
-
Katanya hidup itu harus bahagia, tapi bagaimana kita bisa mengenal kesedihan? Katanya hidup itu harus punya tujuan, tapi kalo ditengah jalan kita tersesat dan kehilangan tujuan kita bagaimana? Katanya hidup itu harus saling mengasihi, tapi jika tidak ada sesuatu yang mau dikasih bagaimana? Nyatanya hidup itu berjalan sesuai keadaanmu saja, tidak perlu menstandarkan hidup orang… Read more
-
Cintai diri kamu sendiri dulu, baru kamu mencintai orang lain. Begitu katanya. Namun setelah kucari tau, memang benar. Tapi, ada faktor yang hal itu tak bisa diterima sama sekali. Kenapa? Karena kita - kamu dan aku - makhluk sosial. Keberadaan lingkungan atau behaviour sekitar kita itu mendukung atau tidaknya cinta itu. Aku sedang belajar mencintai… Read more
-
Jika cantikmu itu milikku, takkan kubagikan dengan siapapun. Jika ocehanmu itu milikku, takkan kubiarkan orang lain mendengarnya. Jika orang lain bilang ku serakah, biarkanlah. Sebab, aku tak ingin engkau menjadi gula yang dikerumuni semut. Hanya kamu milikku dan aku milikmu. Read more
-
“Aku tanpamu bagaimana?” Gelisah tiada tara, kesepian melanda Mati dalam rasa, hidup tanpa asa Begitulah, keadaanku tanpamu. Gelapnya hutan dimalam hari, arah tak menentu, tersesat dan sesak. Rasa takut menghantui, hewan, lubang dan jurang. Seakan kepalaku tak berhenti berfikir. Rasa takut yang akut, dalam gelap yang merayap. Menggerogoti tubuh yang rapuh, sebab aku kehilanganmu. Read more
