-
Mengejar tak pasti Memeluk harapan Melepas harapan Kehilangan harapan Pedih diujung pelipis Meninggalkan sayatan Yang membekas Asa menjadi mayat Yang terkubur dalam hangat Dipeluk kematian Read more
-
Yang hendak membasuh wajahnya dengan pasir, kian menyisir sekujur tubuhnya. Tak ayal wajahnya berseri seperti matahari di ufuk timur. Perlahan ia memanggil sanak saudara, seakan akal dan hatinya sudah mendapat wasilah dari sahabatnya. Katanya “Kutitipkan 2 hal, kebenaran dan kesabaran” Read more
-
Kuserahkan hatur nuhun kepadamu, sang pemanja hati. Menjadi bayanganku lebih dari 7 purnama. Sinar purnama kian meredup digantikan sinarmu. Begitu indah hadirmu, memanjakan rasa. Pare menjadi tomat, bangkai menjadi anggrek. Penciptamu menghadirkan kepadaku, sebagai titipan untuk dibangunkan benteng dan istana, hingga dirimu terjaga dan merasa nyaman. Hatur nuhun. Read more
