-
Ku bukalah bajumu,Kau Bukalah bajuku,Berilah sebuah tandayang permanen di dada Tiada kata terucapHanya suara mengecupBerikanlah sebuah tandaYang terindah di dada Kini dirimu menjadi milikkudan aku menjadi milikmuTanda di dada menjadi pertanda Read more
-
Ketika Malaikat Maut menjemputku dan bertanya “Sudah siapkah dirimu tersiksa di tempat yang tiada pengampunan kecuali rahmat dari Tuhanmu?” “Segala apa yang ditakdirkan untukku adalah rahmat dari Tuhanku, biarkanlah aku tersiksa jika memang itu kehendak Tuhanku” jawabku. Read more
-
Begitu erat pelukmu, hendak meninggalkanku dalam jarak yang tak bisa dihitung penggaris. “Aku akan merindukanmu” katamu dengan lirih. Dirimu berjalan melambai tangan, dan semakin kabur dalam pandanganku. Katamu, akan selalu menemani. Katamu, akan selalu membantu. Katamu, tak bisa jauh dariku. Nyatanya, kata-katamu hanyalah lolipop untuk aku si gadis kecil. Kini aku harus menelan rasa manisnya… Read more
-
Jika nanti aku tak lagi denganmu, jangan hapus memori dari pikiranmu. Sebab, aku pernah ada untukmu, mungkin waktu saja yang tak berpihak kepada kita. Jika nanti aku memelukmu dengan erat, jangan segera melepaskannya. Sebab, dirimu adalah setengahnya diriku, mungkin karena aku lebih takut kehilanganmu. Jika nanti aku jahat denganmu, pukullah hatiku dengan senyum dibibirmu itu.… Read more
-
Begitu cepat daun berguguran,terjatuh dari ketinggian.Sedangkan aku, bertahan di dahan, sedang menunggu angin atau menjadi layuhingga aku jatuh sendirinya. Melihat gugurnya dedaunan Jatuh begitu cepat, meninggalkan dahannyahingga terayun-ayun. Tapi aku dauntak selalu kendaliku untuk tumbuhmungkin sang pohon punya rencana. Read more
-
Gugurlah sudah bunga sakura yang pernah mekar. Setiap kelopak menghantar cerita panjang indahnya hari itu. “Biarkanlah aku terpisah darimu wahai tangkai, aku ingin kebebasanku.” Read more
-
Apalah daya, aku bukanlah seperti yang dirimu harapkan. Ingin segera menjauh darimu, namun dirimu tetap menginginkanku dengan harapan itu. Apakah aku bisa menjadi sempurna setelah harapanmu itu terkabul? Bukankah itu semua karena egomu yang tak bernalar dan berlogika? Bahwa takkan ada yang bisa menjadi sempurna atas keinginan yang menghancurkan jiwa dan raga. Seperti aku mengingkanmu… Read more
-
Begitu sibuknya hari ini, ibu, bapak, hingga kakakku bertemu dengan orang-orang yang mereka kenal. Saling bersalaman meminta maaf. Kalau aku? Aku ga begitu dekat dengan siapa-siapa disini di kampung halamanku. Mungkin orang tuaku hanya menyampaikan bahwa ada satu anaknya lagi. Tapi orang lain mana mungkin penasaran denganku? Mungkin kalau aku meninggal nanti, bahkan orang-orang yang… Read more
