ahsae sakura story
-
Sejak kapan aku menulis tentangmu? Ini semua tentang aku dan manusia-manusia unik yang ada di wajah bumi ini. Jangan berpikir ini tentangmu, memang kamu siapa? Pusat dan inti bumi? Bukan kan? Yee, ngga usah sok deh. Walaupun aku suka kamu, ya kan kamu ga perlu ada di tulisanku. Walaupun kamu jadi yang tercantik, terbaik, terkerenlah Read more
-
Jika aku kehilangan kemampuan untuk bisa berada sedekat jengkal denganmu, apakah dirimu akan tetap mendekatiku? Tapi bagaimana jika dirimu yang kehilangan kemampuan? Mungkin, aku sudah memelukmu dalam erat, bukan hanya dekat tapi melekat. Sebab, malaikat yang membuatku tetap kuat adalah dirimu. Read more
-
“Aduh, kemana yah tadi buku catatanku. Aku khawatir ada yang membaca isinya. Bisa saja yang membaca itu memviralkan tulisanku, duhh” Mencari ke sana kemari. Seperti orang yang mulai kehilangan kesadarannya dan ditelan rasa gelisah. Tangannya menyeka air yang muncul dari dahinya, sebab tak kunjung ia menemui buku catatannya. “Kamu mencari ini?” Tanya seorang pria Dia Read more
-
Semua berhak mengerti cinta, tak perlu memiliki kekasih jika ingin mencinta dan dicintai. Duduklah, rasakan kehadiran orang tuamu. Apakah mereka mencintaimu? Jika tidak, duduklah rasakan kehadiran teman-temanmu. Apakah kamu merasa dicintai? Jika tidak, duduklah rasakan udara sekitarmu. Apakah kamu mencintainya? Jika tidak, sujudlah dihadapan Tuhanmu, seraya memohon Cinta kepada sang Al-Wadud. Read more
-
Dalam catatanmu yang kutemukan di lorong kantin. Ku mencuri cerita-ceritamu dalam bait-bait yang mungkin tak bisa kamu tebak. Keluguan dirimu tercatat manis, hingga melekat di nadiku. Mengalir begitu indah saat ku membaca hingga begitu larut. Aku jatuh suka padamu. Dirimu panik mencari catatan yang sudah menjadi setengah nyawamu. “Kamu mencari ini?” Diambilnya buku catatan itu Read more
-
Ketika Malaikat Maut menjemputku dan bertanya “Sudah siapkah dirimu tersiksa di tempat yang tiada pengampunan kecuali rahmat dari Tuhanmu?” “Segala apa yang ditakdirkan untukku adalah rahmat dari Tuhanku, biarkanlah aku tersiksa jika memang itu kehendak Tuhanku” jawabku. Read more
-
Begitu erat pelukmu, hendak meninggalkanku dalam jarak yang tak bisa dihitung penggaris. “Aku akan merindukanmu” katamu dengan lirih. Dirimu berjalan melambai tangan, dan semakin kabur dalam pandanganku. Katamu, akan selalu menemani. Katamu, akan selalu membantu. Katamu, tak bisa jauh dariku. Nyatanya, kata-katamu hanyalah lolipop untuk aku si gadis kecil. Kini aku harus menelan rasa manisnya Read more
-
Jika nanti aku tak lagi denganmu, jangan hapus memori dari pikiranmu. Sebab, aku pernah ada untukmu, mungkin waktu saja yang tak berpihak kepada kita. Jika nanti aku memelukmu dengan erat, jangan segera melepaskannya. Sebab, dirimu adalah setengahnya diriku, mungkin karena aku lebih takut kehilanganmu. Jika nanti aku jahat denganmu, pukullah hatiku dengan senyum dibibirmu itu. Read more
-
Begitu cepat daun berguguran,terjatuh dari ketinggian.Sedangkan aku, bertahan di dahan, sedang menunggu angin atau menjadi layuhingga aku jatuh sendirinya. Melihat gugurnya dedaunan Jatuh begitu cepat, meninggalkan dahannyahingga terayun-ayun. Tapi aku dauntak selalu kendaliku untuk tumbuhmungkin sang pohon punya rencana. Read more
-
Gugurlah sudah bunga sakura yang pernah mekar. Setiap kelopak menghantar cerita panjang indahnya hari itu. “Biarkanlah aku terpisah darimu wahai tangkai, aku ingin kebebasanku.” Read more
