ahsae
-
Hendak membasuh diri dengan kebaikan, namun ada bisik yang membuat terusik. Nikmat yang singkat hingga membuat terpikat dan melekat. Meminta tolong namun aku berbohong, hingga bisik menjadi asik yang tak lagi mengusik. Bisik itu memaku dalam sesat, sesat yang hebat hingga hilang arah dan sulit untuk kembali. Read more
-
Dia hadir, dia hadir, dan dia juga hadir. Ada yang sengaja diundang ada yang tak sengaja. Bukan perkara main-main, tapi tentang mencari. Takut mengecewakan, takut tak bisa memilih, takut semua ini percuma. Tuhan memberikan isyarat-isyarat namun sulit kubaca. Inikah yang terbaik? Atau apa arti dari semua ini? Sejenak berikanku waktu untuk memahami arti. Read more
-
Hujan menyapa dalam bentuk cinta yang tak dipungkiri. Nyaman dan sejuk, begitulah hawa ketika engkau hadir. Tatkala rintik bergeming, engkau berbisik lembut seraya membuatku merasa disayang. Tuhan, hujan adalah ciptaanmu yang begitu memberi arti. Read more
-
Tuhan, jika memang kesepianlah teman sejatiku maka buatlah aku tenang bersamanya. Jika memang menyepi adalah caramu untuk membuatku mendekat maka terimalah aku. Jika sendirian adalah jalan hidupku yang kau berikan maka lapangkanlah dadaku dalam sepi dan menyepi. Read more
-
Apakah aku berhak mencintaimu? Apakah aku berhak dicintaimu? Apakah ada kalanya menjadi “Kita”? Walaupun tak ada cinta yang menjadi kata. Apakah aku bisa membuatmu bahagia Dengan cinta yang terucap setia? Apakah aku bisa membuatmu baik-baik saja, Dengan cinta yang hanya tindakan saja? Bagaimana aku bisa mencintaimu, jika dirimu hanyalah harapanku. Bagaimana jika dirimu tiada, kita Read more
-
Memang berteman dengan kesepian seperti love-hate relationship. Bebas namun sedih, sedih namun bebas. Begitulah nampaknya kesepian. Aku ingin memeluknya, tapi menyakitkan. Read more
