cerita cinta penuh perjuangan
-
Malu adalah pakaian yang kukenakan saat bertemu denganmu. Sebab di tanganku, tak ada kilau perhiasan— tak ada yang bisa kutaburkan, seperti yang dihiasi para tetangga. Di sini, aku merancang kebahagiaanmu; mencari cara untuk membeli petak harapan, mendirikan atap yang kokoh, mempersembahkan kilaunya, dan menempuh jalan bersama. Lisanmu tak pernah bilang tak bahagia di sisiku, namun Read more
