cerpen sakura story
-
Mau bagaimana, cara dapet duit hanya dari bekerja. Dia minta rumah, sedangkan rumah di sini harganya mahal-mahal, diajak ngontrak aja gamau karena ngga ada prestige apa-apa. Terus, kita mesti apa? Mencari uang sampai mati demi prestige atau kenyamanan hidup? Kata mamah kalo cari wanita jangan yang kebanyakan nuntut, emangnya dia korban nuntut-nuntut? Kan kalian jalan Read more
-
Gugurlah sudah bunga sakura yang pernah mekar. Setiap kelopak menghantar cerita panjang indahnya hari itu. “Biarkanlah aku terpisah darimu wahai tangkai, aku ingin kebebasanku.” Read more
-
Begitu sibuknya hari ini, ibu, bapak, hingga kakakku bertemu dengan orang-orang yang mereka kenal. Saling bersalaman meminta maaf. Kalau aku? Aku ga begitu dekat dengan siapa-siapa disini di kampung halamanku. Mungkin orang tuaku hanya menyampaikan bahwa ada satu anaknya lagi. Tapi orang lain mana mungkin penasaran denganku? Mungkin kalau aku meninggal nanti, bahkan orang-orang yang Read more
-
Jika kematian menjemputku saat dirimu masih disusui ibumu, ayah minta maaf tidak bisa membesarkanmu dengan baik, tapi percayalah pada ibumu nak. Dia akan menjadi pelindungmu, ikutilah setiap tutur katanya yang baik, sebab itu ibumu adalah pilihan terbaik sang Pencipta untukmu. Jika kematian menjemput kekasihku yang menjadi ibumu, saat dirimu membutuhkan susu. Maafkanlah kegagalanku nak, sebab Read more
-
Tatkala doa yang kupanjatkan untuk segera kita bertaut dalam ikatan sehidup semati. Tuhan memalingkan wajahmu untuk memandang Pria yang lain. Pria yang begitu mapan, sesuai kriteriamu. Mungkin itu yang terbaikmu, walaupun aku berdoa memohon agar akulah yang terbaik untukmu dan kamulah yang terbaik untukku. Tapi apa daya, Manusia hanya bisa berencana tapi Tuhanlah yang menentukan. Read more
