Sakura Story

Kisah dan Puisi yang Bersemi dalam Sakura

cinta

  • Sulit Mencintai

    Mencintai itu sulit, bahkan begitu menderita. Melepas segala kebebasan hanya untuk dirimu, dirimu yang menjadi alasan cinta untuk tumbuh. Aku takut mendekatimu, aku takut menjauh darimu. Read more

  • Penghujung Waktu

    Di penghujung waktu, aku mengingatmu Di gusarnya matahari dengan teriknya Aku menjelma waktu, abadi dalam cinta. Menjadi waktu tak mudah, Sebab, ia akan menjadi dirimu dan diriku. Kitalah waktu itu. Di penghujung waktu, aku mencintaimu Di penghujubg waktu, aku bersamamu Read more

  • Apron Coklat

    Diwaktu dirimu memakai apron, terlihat begitu anggun. Bahkan aku merasa tersipu, padahal dirimu tak mengucap apapun. Aku mencintai apapun tentang dirimu, bahkan kamu terdiam pun aku tetap mencintaimu. Andai, kita bisa bercakap, meminum minuman favorit kita. Ku yakin itu waktu yang sangat berharga, bahkan selamanya kuharap begitu. Read more

  • Introvert Insecure

    I lost myself, cause i just not good enough to reach someone who i liked to. Cukup, diri ini pesimis tentang mendekati. Mencintai dari jauh dan bersembunyi. Hingga hilang semua yang diharapkan. Berharap balik? Mungkin aku dibenci. Mungkin semua ini hanya persepsi, dari aku yang hanya bisa mengumpat. Takut, selalu saja begitu diriku. Aku menilai Read more

  • Kertas Malam

    Ku merindukanmu, secarik kertas ini menjadi bukti kisah rinduku padamu. Tatkala gelap menghimpit, bisik-bisik bayangmu menghampiri kegelisahanku. Dihujung pena, tulis rindu ku padamu. “Wahai bintangku, yang kian menghias langit nan jauh. Indahku padamu, cahayaku padamu. Kini rinduku tak berhujung, seakan menggerogoti pikiranku laksana rayap menghiasi kayu pintuku. Malam menjadi gusar, siang menjadi dahaga. Aku bertepi Read more

  • Bahkan

    Hanya untuk merindu saja, bahkan aku harus menderita. Hidup dengan rindu rasanya sedikit membuat mual. Yang kusuka di rindu hanya bagian cintanya saja, sisanya membuatku hampir mati. Seandainya aku tak menyukai cinta, bahkan aku enggan untuk merindu. Dalam detik jam yang berlalu, rindu berdetak seperti aliran darah yang mengalir. Begitu menggebu dan menimbulkan rasa sesak. Read more

  • Kangen atau Rindu

    Yah, bisa dibilang keduanya. Soalnya bukan hanya kata-kata saja yang melampiaskannya. Tapi semua berakhir dengan sikap. Bagaimana Aku merindumu itu tidak penting, ataukah Aku mengucapkannya baru itu penting? yang penting kan Aku merindumu. Aku setiap hari merindumu, tapi Aku ngga mengungkapkannya kepadamu. Biarkan angin berhembus yang tanpa disadari sudah menyejukkan hidupmu. Read more

  • Menghilang sejenak

    Engkau sejenak menghilang dari pikiranku, aku bahkan tak ingat lagi wajahmu. Aku hanya berusaha untuk mengingatmu yang membuatku mencintaimu. Aku masih mencintaimu dalam rindu yang menghilang, rindu yang takkan mengembalikan wajahmu kembali. Apakah aku keliru tentang perasaan ini? Atau aku hanya terlalu merindumu? Kembalilah ke dalam ingatanku. Read more

  • Air Mata

    Rinduku berubah menjadi tangis, air mataku menandakan seberapa rinduku padamu. Kala air mataku turun deras, rinduku sudah tak terbendung. Air mataku jatuh, tatkala aku sedang memikirkanmu, merindukanmu dan mencintaimu. Bahkan air mataku kini menjadi suci karena mengandung cinta dan rinduku yang amat dalam. Read more

  • Jarak Hubungan

    Bersamamu, ku tak bisa Mencintaimu tentu bisa. Diam memperhatikanmu Seakan ingin merayumu. Sayang, kau dilangit. Berjinjit pun sulit, Untuk menggapaimu Yang begitu semu Bagiku untuk bersamamu. Read more