cinta
-
Hari demi hari kulewati, menanti hari yang akan tiba. Dimana aku dan kamu akan menjalani hari bersama, dan kita takkan terpisah bahkan oleh maut pun. Aku menantimu, dalam bayangan takdir yang kuhadapi. Aku merindumu, dalam samudera yang menenggelamkanku. Aku telah kehilangan diriku, sebab aku kehilangan hari disaatku merindumu. Read more
-
Mungkin, kita bersama. Tapi, jalan kita berbeda. Kamu terkadang didepanku, tapi kamu juga terkadang dibelakangku. Kita saling melindungi, coba aja kalau cuma ada aku, pasti kamu sakit. Begitu juga sebaliknya. Kamu tau ga, Kalau kita tidak boleh terikat? Iyah, soalnya kalo kita terikat dan mencoba berjalan kita akan jatuh dan terluka. Jadi, lebih baik seperti Read more
-
Pergi berangkat jam 7, antara aku dan dia siapa duluan yah yang jatuh cinta. Pelan-pelan menuju kantor supaya aku tak mudah jatuh cinta. Kulihat jam, sudah jam 7.30 bentar lagi sampai. Sampai, cinta menyapa. Eh, maksudku dia. Pekerjaan terasa banyak, saking sibuknya aku lupa jatuh cinta. Kemana yah dia? Yaudah bentar lagi dia bakal muncul. Read more
-
Kala aku mencintaimu, yang tak mengenalmu bilang aku aneh. Kala aku mencintaimu, yang tak mengenalmu bilang kamu tak layak denganku. Kala aku mencintaimu, dunia indah. Kala aku mencintaimu, hatiku merekah. Mereka berkata “Kamu ga malu menikah sama yang lebih jelek darimu?” Mereka hanya tak mengerti tentangmu. Jika itu kamu, kamu malu ga sama aku? Read more
-
Hai diriku, sudah berapa kali kamu mengulanginya? Kesalahan yang sama yang selalu kamu ulangi. Bukankah letih merasakan itu? Piringan hitam tak pernah berputar arah, Bumi pun tetap berotasi sesuai lintasannya. Tapi kenapa kamu selalu mengulang seperti mundur sepuluh langkah dan berputar arah menjauhi apa yang menjadi tujuanmu. Kamu tak lagi mencintai wanita yang sama, dan Read more
-
Sedikit demi sedikit, menghilang. Iya menghilang, bukan berkurang. Karena tanpamu, semuanya menghilang. Bahkan aku lupa bagaimana rasanya mencintai. Waktu berjalan hanya menyingsingkan kenangan kita. Terasa begitu cepat atau bahkan begitu lama rasanya. Ungkapan kata tak pernah tersampaikan, di waktu perpisahan. Bahkan tak ada pertemuan pada perpisahan. Waktu menggenggam leherku, mencekik begitu kerasnya. Akhirnya menyerah, karena Read more
-
Cukuplah aku menjadi kebahagaiaanku; Katakanlah kebencianmu terhadapku; Tikamlah aku dengan rayuanmu, Terbelenggulah aku dalam dirimu. Aku tiada, menjamak kita. Aku hening, menjamak kita. Suara kita tercipta; Menghembus berbisik bising kata cinta. Read more
