menangis
-
Yang kuinginkan menghilangYang kuhindari datang,Yang kunantikan tak siapLalu cinta ini seperti apa? Menangisi cinta yang kian kalang kabuthingga aku terjebak dalam permainanyang kumulai tanpa tau sebab akibatnya.Ternyata sulit, cinta semu seperti ini. Tak ingin memulai sesuatu yang sulit seperti ini, beban dihati hanya mematikan cintaku. Read more
-
Ketika terjatuh, aku mengeluh padamu.Ketika bahagia, aku melupakanmu,Begitulah hidupku, yang sering tak sadar.Hingga waktu kusalahkan. Padahal, kamu ada.Di situ, Di sanaDi sana, Di sini;Nyatanya dirimu dimana-mana; Ahh, bodohnya.Padahal dirimu adatapi aku mengeluhSeakan dirimu menghilang. Read more
-
Kupikir, aku adalah seseorang yang terlalu perasa. Sebab, hanya dengan berinteraksi dengannya sedikit, aku bisa jadi jatuh cinta dengan mudah. Atau memang ada yang salah dalam aku memahami arti cinta yang sebenarnya. Sebab, mengapa aku begitu mudah mencintai? Read more
-
Tak ada yang tau perihal hati, tatkala kecewa menyerang bertubi-tubi. Tatkala hati gundah perihal akhir yang belum dimulai. Tatkala cinta tumbuh namun harus terinjak di halaman. Cinta tumbuh tak tentu, suka pun begitu. Siapa sangka hati akan berlabuh pada sesuatu yang tak pasti. Bukan salah hati ataupun akal. Hanya saja salah diri ini yang menaruh Read more
-
Rinduku berubah menjadi tangis, air mataku menandakan seberapa rinduku padamu. Kala air mataku turun deras, rinduku sudah tak terbendung. Air mataku jatuh, tatkala aku sedang memikirkanmu, merindukanmu dan mencintaimu. Bahkan air mataku kini menjadi suci karena mengandung cinta dan rinduku yang amat dalam. Read more
-
Terikat oleh hujan, dengan basahnya tubuh. Malam yang kesekian kalinya aku merindukan wangi aromamu. Sebab, hujan menjadi pelekat harummu. Kulaju sepeda motorku dengan begitu hati-hati, sebab yang dihati sedang ku tangisi dalam rintihan air hujan yang merintih. Tak kuasa rinduku, menjadi pilu dan sendu seakan menyapu keinginanku untuk bertemu. Karena bertemu denganmu sama saja menjadikan Read more
