Mengejar
-
“10 Juta cukup?” “Engga, segitu untuk apa?” “Yah untuk pernikahan kita.” “Kamu yakin hanya ada 10 Juta? Bagaimana untuk uang lamaran, mas kawin dan lain-lain?” “Untuk maskawin bisa, tapi untuk kita berselebrasi merayakan pernikahan kita sepertinya ngga bisa.” Kekecewaanmu muncul, kamu tak mengira dia akan memberikan pernyataan seperti itu. Uang tak cukup. Lagipula untuk apa Read more
-
Tiap jalan yang kupandang, keberadaanmu mengiringi. Hembusan angin jalanan, mengelus tubuhku olehmu. Satu persatu angin menyapaku, membisikkan cintamu padaku. “Ahh, sejuk sekali” katamu. Aku mengecup dinding-dinding debu, yang menemaniku seraya dipeluk erat olehmu. Read more
-
Bagaimana aku bisa memberimu kebahagiaan, jika hidup ini diambang ketidakpastian. Takut mengecewakan hidupmu yang sudah baik, takut membuatmu sakit dikala hidupmu sedang baik-baiknya, dan aku takut hidupmu menjadi semakin tidak baik. Walaupun kau ingin bersamaku, kumohon jangan. Aku hendak membiarkanmu mendapatkan yang lebih baik dariku. Jika dirimu merasa lebih baik bersamaku, maka aku akan bertanya Read more
-
Kamu lagi mengejar apa? Kok buru-buru banget? Emang kalo pelan-pelan kenapa? Bukannya kalo buru-buru kamu mudah capek? Yasudah, aku percaya kamu baik-baik saja. Tapi kalo emang sudah capek, istirahat yah atau mungkin kurangi rasa terburu-burumu itu. Kalo sudah sampai ke tujuanmu, kira-kira kamu tetap ingat aku enggak yah? Yah tidak diingat pun tidak apa sih Read more
