pencipta
-
Ia memberikan surat setiap harinya, surat yang abadi, penanda cinta-Nya. Aku, tidak sadar akan kasih dan sayang-Nya. Hingga surat-surat itu tak pernah kubaca. Bahkan aku hampir melupakannya. Tapi, pada akhirnya aku membaca surat-surat itu, surat penanda, petunjuk, cinta dan kasih sayang. Hati melemah, menyesali bodohnya diriku yang tak pernah mencintai-Nya balik. Read more
