poetry
-
Demi langit yang indah, Demi sore menjadi senja. Nestapa malam kian merangkul, Di ujung sepi tetap menanti. O, langit yang luasnya tak kusanggupi. Kepadamu lah air ini mengalir; Aliran ke hilir bahagia, bukan untuk cinta tanpa makna. Read more
-
Cukuplah aku menjadi kebahagaiaanku; Katakanlah kebencianmu terhadapku; Tikamlah aku dengan rayuanmu, Terbelenggulah aku dalam dirimu. Aku tiada, menjamak kita. Aku hening, menjamak kita. Suara kita tercipta; Menghembus berbisik bising kata cinta. Read more
-
Termenung, terbuka Teriris, terluka Menangis, berduka Tertawa celaka. Terbanglah bebas Mengudara dengan luas Engkau hendak lepas Aku terdiam melepas. Read more
-
Aku mencintaimu, tapi aku harus pergi. Perahy ini harus berlayar kembali. Jika diam, angin mengombang-ambing perahu ini. Lebih baik kita bergerak dan berpisah. Tinggalkan perahu ini, dan kita saling berlayar dengan perahu yang berbeda. Karena, aku takut bersamamu. Aku takut tak bisa berlayar bersama ke arah yang kita tuju. Aku hanya takut untuk menetap. Read more
-
Aromamu, membuatku mabuk Mabuk kepayang Hingga aku menjadi sibuk Merasakan rasa sayang Dalam hening, kau bersenandung Hingga senyumku tak terbendung Merasa beruntung. Read more
-
Aku suka mendengarmu, aku tak lelah jika hanya mendengar suaramu seharian. Begitu nyaman, tenang, dan aman. Suka Kira-kira butuh berapa data untuk menyimpan suaramu yang menenangkan dan membuatku nyaman. Mendengarmu ku bahagia. Read more
