Sakura Story

Kisah dan Puisi yang Bersemi dalam Sakura

prosa ahsae

  • Terbenam

    Apakah ini saatnya untuk terbenam? Bulan memintaku pergi agar malam bisa menemaninya. Padahal aku yang bikin cahaya bulan begitu bersinar, tapi memang aku ga boleh untuk tetap ada. Nanti kamu yang akan menghilang, kalau gitu aku aja yang terbenam. Read more

  • Harum

    Terhirup wangi dari angin yang dihempas saat berlari. Terlihat kegelisahan hadir disekujur aromanya. Satu lift bersama menuju lantai yang berbeda. Hanya kita berdua, ia berulang kali menatap waktu yang berada dipergelangannya. Namun wanginya sudah tersimpan dalam lift yang kita pijaki. Harumnya berkembang-biak di hidungku bahkan hingga ke paru-paruku. Pintu lift terbuka, ia bergegas menuju ruangannya,… Read more

  • Insomnia

    Terkurung dalam abstrak, terhimpit oleh kegelapan. Penglihatan tertuju satu titik, gelap tergelap. Mendistorsi saraf yang ada, seakan ingin bebas dalam kegelapan. Padahal, semakin bebas semakin mati dalam harapan. Terkungkung dalam dinasti kekhawatiran, bagai ditelan makhluk mitologi. Yang kian menggerogoti alam pikiran. Read more

  • Nanti

    Isinya harap, sebab hanya itu jika berpikir tentang nanti. Nanti, kita akan selalu bergandeng tangan. Nanti, kita akan selalu menguatkan. Nanti, kita harus jaga senyuman. Nanti, kita harus tetap nyaman. Sebab, aku tak menuntutmu lebih. Kamu pun tak menuntutku lebih. Kita harus sabar saat menyiram pohon yang kelak akan tumbuh dan berbuah manis. Nanti tak… Read more

  • Kini

    Kamu yang kurindukan, cerita yang ingin selalu kudengar, senyum yang ingin selalu kulihat, dan tanganmu yang selalu ingin ku genggam. Mentari berpijar, mengirim suara jika aku dan kamu seirama. Bahkan wajah bantalmu sudah muncul di layar gawaiku. Menjalani rutinitas, aku dan kamu ibarat stapler dengan staples. Aku butuh kamu dan kamu pastinya butuh aku, ya… Read more

  • Kemarin

    Percintaan tidaklah mudah, perlu diulang hingga hati merasa benar. Logika hanya pendamping, hati yang terutama. Pasang telinga dengan rapi, buka mulut jika terusik, lihat sekitar dan jangan sungkan. Sebab cinta yang kemarin tak ada kata yang terucap. Read more

  • Agustus

    Sudah memasuki bulan dimana merah terlihat diujung mata. Kegembiraan nampak mulai berkurang dari Agustus sebelum-sebelumnya. Bulan dimana perjuangan sipil begitu gagah, tapi itu dulu. Kini sipil lesu, akibat ada yang ingin menjadi pahlawan. Bukan memerdekakan, tapi melahirkan ketakutan baru. Menyadari bahwa sipil masih dijajah. Oleh tikus yang ada di istana. Read more

  • Pertanyaan malam

    Bagaimana jika aku bukan jodohmu? Ya tapi aku maunya kamu. Kenapa kamu maunya aku? Ya, karena kamu jadi yang paling tepat untukku. Kenapa aku bisa jadi yang paling tepat untukmu? Gini ya, stop tanya-tanya seperti itu, aku cinta sama kamu sepenuhnya. Percaya saja sama takdir dan kehendak Tuhan. Aku cinta kamu dan kamu cinta aku.… Read more

  • Kita Usahakan

    Mau bagaimana, cara dapet duit hanya dari bekerja. Dia minta rumah, sedangkan rumah di sini harganya mahal-mahal, diajak ngontrak aja gamau karena ngga ada prestige apa-apa. Terus, kita mesti apa? Mencari uang sampai mati demi prestige atau kenyamanan hidup? Kata mamah kalo cari wanita jangan yang kebanyakan nuntut, emangnya dia korban nuntut-nuntut? Kan kalian jalan… Read more

  • Kemampuan

    Jika aku kehilangan kemampuan untuk bisa berada sedekat jengkal denganmu, apakah dirimu akan tetap mendekatiku? Tapi bagaimana jika dirimu yang kehilangan kemampuan? Mungkin, aku sudah memelukmu dalam erat, bukan hanya dekat tapi melekat. Sebab, malaikat yang membuatku tetap kuat adalah dirimu. Read more