prosa dipeluk rasa
-
Begitu erat pelukmu, hendak meninggalkanku dalam jarak yang tak bisa dihitung penggaris. “Aku akan merindukanmu” katamu dengan lirih. Dirimu berjalan melambai tangan, dan semakin kabur dalam pandanganku. Katamu, akan selalu menemani. Katamu, akan selalu membantu. Katamu, tak bisa jauh dariku. Nyatanya, kata-katamu hanyalah lolipop untuk aku si gadis kecil. Kini aku harus menelan rasa manisnya Read more
