prosa jika nanti
-
Jika nanti aku tak lagi denganmu, jangan hapus memori dari pikiranmu. Sebab, aku pernah ada untukmu, mungkin waktu saja yang tak berpihak kepada kita. Jika nanti aku memelukmu dengan erat, jangan segera melepaskannya. Sebab, dirimu adalah setengahnya diriku, mungkin karena aku lebih takut kehilanganmu. Jika nanti aku jahat denganmu, pukullah hatiku dengan senyum dibibirmu itu. Read more
