Sakura Story

Kisah dan Puisi yang Bersemi dalam Sakura

prosa

  • Sejenak Memberi Arti

    Dia hadir, dia hadir, dan dia juga hadir. Ada yang sengaja diundang ada yang tak sengaja. Bukan perkara main-main, tapi tentang mencari. Takut mengecewakan, takut tak bisa memilih, takut semua ini percuma. Tuhan memberikan isyarat-isyarat namun sulit kubaca. Inikah yang terbaik? Atau apa arti dari semua ini? Sejenak berikanku waktu untuk memahami arti. Read more

  • Dilema

    Diantara pilihan, aku tak mampu memilih. Lengan layu, mengayun pada ujung jari. Bukan pecundang ataupun pembohong. Memilih namun ringkih, tentang hati yang tak pasti. Takut hujung berubah, memburuk dan terpuruk. Read more

  • Aduh

    Jatuh, sakit. Namun mencoba kembali bangkit. Tanpa mengungkit rasa sakit. Cinta, indah. Jatuh cinta terasa indah namun sakit. Sakit karena tak bangkit dari harapan yang terakit. Menjauh dari cinta itu sulit, seperti kulit teriris-iris lalu berbelit. Read more

  • Waktu Aku Mencintaimu

    Apakah aku berhak mencintaimu? Apakah aku berhak dicintaimu? Apakah ada kalanya menjadi “Kita”? Walaupun tak ada cinta yang menjadi kata. Apakah aku bisa membuatmu bahagia Dengan cinta yang terucap setia? Apakah aku bisa membuatmu baik-baik saja, Dengan cinta yang hanya tindakan saja? Bagaimana aku bisa mencintaimu, jika dirimu hanyalah harapanku. Bagaimana jika dirimu tiada, kita… Read more

  • Dalam

    Setiap melangkah, ku terjatuh. Dalam pelukan yang tak memeluk. Dalam rindu yang tak dirindu. Tersesat dipojok cinta dan gelisah. Sejak kapan aku jatuh dalam kegelisahan begitu dalam. Mungkin, mencintaimu membuatku berpikir dalam. Apakah kedalaman ini mampu kutakluki atau aku akan pergi begitu dalam dan menghilang. Read more

  • Memang berteman dengan kesepian seperti love-hate relationship. Bebas namun sedih, sedih namun bebas. Begitulah nampaknya kesepian. Aku ingin memeluknya, tapi menyakitkan. Read more

  • Tumbuhnya Tumbuh

    Seiring tumbuhnya cinta, menambah tumbuh rasa rindu yang berlabuh. Di hati pecinta sepertiku, tumbuh begitu cepat. Bahkan tak perlu disirami, ia hanya butuh kehadirannya. Tumbuh bukan sekedar tumbuh, perlahan ia mekar menjadi bunga yang begitu indah dan mendatangkan kupu-kupu yang begitu cantik lalu bersemayam diatasnya. Tumbuh bukan sekedar tumbuh, ia berkembang menjadi kasih dan sayang,… Read more

  • Sedari Dulu

    Aku melihatmu, mataku berbinar. Aku membayangkan dirimu menjadi pendampingku. Tapi, aku hanya bisa membayangkan. Tak bisa sepenuhnya itu menjadi kenyataan. Binar di matamu, bukan ketika melihatku. Dia yang kamu cari dan mungkin dia yang kamu inginkan. Read more

  • Mereka

    Katakanlah apapun sesukamu. Aku tak peduli, karenamu aku begitu dan begini. Mau seperti apapun yang kau bilang. Aku sudah bosan. Read more

  • Emosi

    Menangislah, marahlah, tertawalahapa yang terjadi di dunia ini hanyalah bualan Kuatkan dirimu, kuatkan segalanyajangan pernah lemah dan tertindas Kuatkan dirimu, kuatkan segalanyadari hati, pikiran, Dan Tenaga aku benci, aku cintaaku marah, aku sayangAku diam, aku berbicara begitulah diriku dengan perasaan yang selalu menari tak henti,menikmati dawai indahnya dunia yang hanya bualan Read more