Sakura Story

Kisah dan Puisi yang Bersemi dalam Sakura

sakura story

  • Aduh

    Aduh aku sampai lupa dengan ini. Katanya ini cita-cita ternyata cuma mimpi. Susah ya ternyata kalo banyak keinginan. Aduh, saking capeknya tahun kemarin aku sampai lupa mengetik sumpah serapah terhadap kejadian-kejadian yang memuakkan. Untungnya, aku punya kekasih. Read more

  • Pertanyaan malam

    Bagaimana jika aku bukan jodohmu? Ya tapi aku maunya kamu. Kenapa kamu maunya aku? Ya, karena kamu jadi yang paling tepat untukku. Kenapa aku bisa jadi yang paling tepat untukmu? Gini ya, stop tanya-tanya seperti itu, aku cinta sama kamu sepenuhnya. Percaya saja sama takdir dan kehendak Tuhan. Aku cinta kamu dan kamu cinta aku. Read more

  • Masa-masa

    Bangun tidur dalam keadaan tubuh tak bisa bergerak, mata hanya bisa melihat kedepan, kaku seakan terpaku dalam kasur yang rasanya seperti kayu. Aku terkejut, ketika kusadar kini aku sudah 30 tahun. Wajah masih terlihat kencang seperti 3 menjadi 2. Namun tubuh hanya bisa merintih seperti tertindih. Kini aku sadar, masa-masa 3 menjadi 2 adalah saatnya Read more

  • Kereta Terakhir

    Senyum perpisahan itu begitu teringat, dikala pertemuan pertama kita berakhir. Aku mengantarmu ke peron terakhir, nampaknya disini hanya ada kita. Angin malam yang menghembus dihantar oleh suara pengumuman kereta terakhir malam ini. “Terimakasih untuk hari ini, ya” ucapnya tersenyum lebar Aku hanya mengganggukan kepala, sebab aku terbisu bahagia. Suara bising kian mendekat, kereta terakhir akhirnya Read more

  • Sayup

    Kudengar ada yang menyebutmu dalam sebuah gurau. Kuperhatikan dengan sesama sayup-sayup kata yang keluar dari bibir mereka. Namamu begitu indah dibibir mereka. Diriku semakin bergusar. Mendengar dan membaca sayup-sayup itu. Tak lama, mereka diam. Tersenyum seperti akhirnya mendapat kesepakatan dalam pembicaraannya. Terlihat ada yang membawa bunga diantara mereka. Dengan indahnya, dirimu berjalan dari lorong terlihat Read more

  • Kemungkinan Read more

  • Indahnya Mencintai

    Siapa yang akan menyangka bahwa cinta diliputi banyak kebahagiaan, saling menerima merupakan kebahagiaan yang utuh. Mencintai tak pernah seindah ini, seakan sulit kali menemukan perasaan seperti itu. Benar seperti yang kulihat, ketika orang tua yang selalu bersama, menimbulkan keindahan yang bisa dirasakan di hatimu. Itulah cinta, indahnya meliputi hati.Cemas jadi harap, tangis jadi tawa.Itulah cinta, Read more

  • Menunda

    What is one thing you would change about yourself? Satu hal apa yang ingin kamu ubah dari dirimu sendiri? Ada kalanya menunda itu membuat frustrasi, sehingga segala yang menjadi tujuan terlihat kabur dan menghilang dari pandangan. Menunda, menjadi pertanda seakan dimulainya perkara yang membuatku menyesal. Read more

  • Renungan

    Dalam sedikitnya aku bertemu denganmu,dirimu tetap memberi cinta dan kasihmu.Ketika butuh dirimu, engkau lesat datang.Bahkan saat melupakan, kamu mengingatku. Tanpa sadar, aku mencintaimu dalam lisan.Sedangkan, engkau mencintaiku tanpa batasan. Maaf, tapi izinkanlah aku mencintaimu dengan benar.Ingatkanlah aku selalu atas cintamu yang tanpa batas. Read more

  • Domba

    Kutulis, kisah domba yang merindu. Dalam padang rumput yang luas, tak bertemu. Mencari dan menunggu ‘dimanakah dirimu?’ Tatkala diam menunggu, domba itu menangis. Hampa tubuhnya walau dilapisi bulu yang tebal. Kedinginan ia, tampak tak berguna lagi bulunya. ‘Duhai hatiku, entah sampai kapan aku harus merindu, menanti dan mencari dirimu. Aku hilang arah, akal ku membantah, Read more