Sakura Story

Kisah dan Puisi yang Bersemi dalam Sakura

Story Telling

  • Takut Untuk Menetap

    Aku mencintaimu, tapi aku harus pergi. Perahy ini harus berlayar kembali. Jika diam, angin mengombang-ambing perahu ini. Lebih baik kita bergerak dan berpisah. Tinggalkan perahu ini, dan kita saling berlayar dengan perahu yang berbeda. Karena, aku takut bersamamu. Aku takut tak bisa berlayar bersama ke arah yang kita tuju. Aku hanya takut untuk menetap. Read more

  • Mendengarmu

    Aku suka mendengarmu, aku tak lelah jika hanya mendengar suaramu seharian. Begitu nyaman, tenang, dan aman. Suka Kira-kira butuh berapa data untuk menyimpan suaramu yang menenangkan dan membuatku nyaman. Mendengarmu ku bahagia. Read more

  • Mengejar

    Kamu lagi mengejar apa? Kok buru-buru banget? Emang kalo pelan-pelan kenapa? Bukannya kalo buru-buru kamu mudah capek? Yasudah, aku percaya kamu baik-baik saja. Tapi kalo emang sudah capek, istirahat yah atau mungkin kurangi rasa terburu-burumu itu. Kalo sudah sampai ke tujuanmu, kira-kira kamu tetap ingat aku enggak yah? Yah tidak diingat pun tidak apa sih Read more

  • Missing

    Sometimes i lose myself, when i like to be talkative with someone.Somehow it’s kinda missing. Ketika aku mulai bisa berbicara apapun yang diriku ketahui dan orang lain meskipun tidak mengetahuinya ia tetap saja mendengarkan. Tadi di kantorku ada sesi sharing, dimana ada suatu kalimat yang mengatakan bahwa Ketika seseorang terlalu banyak pikiran, ia hanya butuh Read more

  • Perpisahan

    Tak diinginkan, namun akan hadir. Entah itu tiba-tiba atau terencana. “sedih” merupakan perasaan yang mewarnai perpisahan. Perpisahan akan selalu terjadi, entah sedang siap atau tidak. Mungkin ku hanya menahan air mataku ketika itu terjadi. Berat memang, menghadapi perpisahan. Layaknya sakura, yang mudah jatuh dari rantingnya. Untuk apa kita dipertemukan jika akhirnya kita akan berpisah? Kalimat Read more

  • Lelah

    Sudah sewajarnya kita lelah, terutama menghadapi dunia ini. Namun semua itu bukan tanpa arti. Perlahan demi perlahan hasilnya akan terlihat. Memang berat ketika sudah lelah, perasaan yang beradu, pikiran yang berdebat, seakan tidak akan pernah berakhir. Apa yang salah sehingga aku lelah? Apa karena aku lemah atau bodoh? atau keduanya? Hidup terasa berat. Depresi meningkat. Read more