Surat-surat yang diri-Mu berikan,
Kata-kata yang berkeyakinan.
Kala hati sedang risau,
Surat-Mu menusuk seperti pisau;
Begitu tajam menyadarkanku.
Bertekuk sujud diriku;
Meminta ampun atas kesalahanku.
Komentar
Nama
Surel
Situs web
Aktifkan JavaScript untuk menulis komentar.
Δ
Punya akun WordPress.com? Login sekarang.
Tinggalkan Balasan