Sakura Story

Kisah dan Puisi yang Bersemi dalam Sakura

  • Kangen atau Rindu

    Yah, bisa dibilang keduanya. Soalnya bukan hanya kata-kata saja yang melampiaskannya. Tapi semua berakhir dengan sikap. Bagaimana Aku merindumu itu tidak penting, ataukah Aku mengucapkannya baru itu penting? yang penting kan Aku merindumu. Aku setiap hari merindumu, tapi Aku ngga mengungkapkannya kepadamu. Biarkan angin berhembus yang tanpa disadari sudah menyejukkan hidupmu. Read more

  • Membaca Surat

    Surat-surat yang diri-Mu berikan, Kata-kata yang berkeyakinan. Kala hati sedang risau, Surat-Mu menusuk seperti pisau; Begitu tajam menyadarkanku. Bertekuk sujud diriku; Meminta ampun atas kesalahanku. Read more

  • Menghilang sejenak

    Engkau sejenak menghilang dari pikiranku, aku bahkan tak ingat lagi wajahmu. Aku hanya berusaha untuk mengingatmu yang membuatku mencintaimu. Aku masih mencintaimu dalam rindu yang menghilang, rindu yang takkan mengembalikan wajahmu kembali. Apakah aku keliru tentang perasaan ini? Atau aku hanya terlalu merindumu? Kembalilah ke dalam ingatanku. Read more

  • Air Mata

    Rinduku berubah menjadi tangis, air mataku menandakan seberapa rinduku padamu. Kala air mataku turun deras, rinduku sudah tak terbendung. Air mataku jatuh, tatkala aku sedang memikirkanmu, merindukanmu dan mencintaimu. Bahkan air mataku kini menjadi suci karena mengandung cinta dan rinduku yang amat dalam. Read more

  • Rindu dan Sabar

    Sabar untuk merindu, karena rindu itu sulit. Seperti jalanan yang tanpa ujung. Karena rindu akan selalu datang, datang tanpa harap tanpa angan. Ia hadir seperti udara, tak disangka ia ada. Hanya saja jika kita merenunginya rindu akan tumbuh begitu besar. Sabar merupakan kunci untuk menghadapi rindu. Orang sabar pasti sedang merindu. Rindu tentang apa? Siapa… Read more

  • Jarak Hubungan

    Bersamamu, ku tak bisa Mencintaimu tentu bisa. Diam memperhatikanmu Seakan ingin merayumu. Sayang, kau dilangit. Berjinjit pun sulit, Untuk menggapaimu Yang begitu semu Bagiku untuk bersamamu. Read more

  • Surat Cinta Dari-Nya

    Ia memberikan surat setiap harinya, surat yang abadi, penanda cinta-Nya. Aku, tidak sadar akan kasih dan sayang-Nya. Hingga surat-surat itu tak pernah kubaca. Bahkan aku hampir melupakannya. Tapi, pada akhirnya aku membaca surat-surat itu, surat penanda, petunjuk, cinta dan kasih sayang. Hati melemah, menyesali bodohnya diriku yang tak pernah mencintai-Nya balik. Read more

  • Kesal Merindu

    Ah, andai saja kita bisa berjumpa setiap waktu. Aku geram dengan jarak yang memisahkan ini. Aku ingin dekat denganmu, memegang tanganmu, sembari bercakap tentang harapanmu. Aku merindu, namun tak mampu menepis apa yang menjadi penghalang ini. Aku merindumu dalam suara angin yang menghembus di telinga. Aku merindumu sebab, berpisah denganmu adalah neraka bagiku. Read more

  • Bayanganmu

    Terbayang dirimu, rinduku ingin bertemu. Aku merindumu layaknya tempatku pulang. Senyummu masih membekas diingatanku. Percakapan sekejap itu, cukup membekas. Senyum di wajahmu itu, juga membekas. Bahkan bayanganku menjadi dirimu. Kini aku merindu, merasakan cinta yang lahir kembali hanya dari senyummu. Read more

  • Kopi dan Dirimu

    Cappuccino yah yang dingin Dirimu berbalas yang less sugar kan? Percakapan kurang dari 10 detik itu, membuatku sedikit jatuh semakin dalam untuk mencintaimu. Aku bahkan tak tau siapa namamu, aku begitu malu untuk semakin dekat padamu. Aku hanya menyukai orang yang mudah mengenalku. Kamu dan kopi, aku dan mimpi. Aku tak mengerti, dirimu pun tak… Read more